Amarah Nails Lewat You Will Never Be One of Us
Sebelumnya review ini telah
masuk di list album of the year, tapi tidak sah rasanya kalau tidak membahas
album ini lebih rinci.
Grindcore
dan Nihilisme, itulah album Nails yang berjudul You Will
Never Be One of Us. Judul album yang cukup panjang bagi band yang
bergenre powerviolence grindcore, terkesan ironis memang. Setelah dua album
sebelumnya yang terdengar marah, Si botak Todd Jones tidak akan membuat album ini menjadi
lebih kalem. Namun mereka memilih untuk menjadi murka pada album ketiga. Ketika
single pertamanya yang diambil dari nama yang sama bertajuk You Will Never Be One of Us dirilis (16/4)
lalu, seketika menjadi mimpi basah bagi para pendengar musik keras bertempo
cepat ini.
Album
diproduseri oleh Kurt Ballou (Converge) ini sangatlah solid, tidak hanya dari
segi produksi, Namun eksperimen struktur lagu seperti perubahan tempo dalam
beberapa lagu bisa menyebabkan mosh pit tak
terkendali jika dibawakan. Maka jangan heran apabila kalian seketika babak
belur jika datang untuk menonton mereka secara langsung. Dalam departemen
lirik, mereka pun tetap setia membawakan tema kebencian, amarah dan nihilisme.
Bila Nietzsche masih hidup, mungkin dia akan mendengarkan album ini.

Comments
Post a Comment