Posts

Abrasive Void and Nietzschean Mayhem within Okkultokrati's La Ilden Lyse

Image
The zenith of the Norwegian punk scene has started to begin again with the arrival of Okkultokrati’s latest release La Ilden Lyse (which translates to “Keep the Fire Burning”) under Southern Lord Recordings. Unlike their previous release Raspberry Dawn that possesses a strong emphasis on darkwave/post-punk elements, La Ilden Lyse is more inclined towards crust punk and black metal elements. Their sounds are comparable to their crewmates (of their former label Fysisk Format) Haust and Årabrot, but with more inclination towards existential nihilism and infernal darkness. The album La Ilden Lyse also has elements that envisage how one transcends life and death, endures the constant struggle of life, and coalesces with the void. Nietzschean mayhem at its best, in my opinion. Okkultokrati’s sounds on this album have profound roots of punk, chaotic and aggressive, but also incorporate the rawness that bands like Venom and Motorhead have.   The opening track Thelemic Thread features stead...

Psychic Altar: June 2018

Image
Halo! Awal bulan juni kami mutusin untuk bikin playlist dimana lagu lagunya terdiri dari lagu current rotation versi kami. Sebenernya ini cuma buat berbagi rekomendasi aja, tapi kayanya lebih asik kalo disebarkan sekalian soalnya kita udah mulai jarang nulis lho (biar keliatan blognya masih jalan, hehe). Mungkin kedepannya ga cuma kurasi dari kami aja, bakal ada anggota baru juga di blog ini. Playlistnya isinya ga semuanya lagu baru, ada juga lagu lama yg lagi di digging ulang atau kita yang baru nemu band itu. Udah ga sabar kan buat intip playlistnya? silahkan cek daftar playlist bulan juni versi kami berikut ini: -         Full Of Hell - Vessel Deserted Pembuka playlist kita, track pemecah gendang telinga dari Full of Hell. Mungkin lagu ini ga segahar lagu di albun Trumpeting Ecstacy, tapi lagu ini bisa jadi mosh pit starter yang bagus.                              ...

Keindahan Chelsea Wolfe Dalam Hiss Spun

Image
Saatnya Doom, Neo-Folk, Sludge, Gothic Rock dan Black Metal bisa menyatu dikemas menjadi karya seni orthodox yang tidak biasa.  Kali ini Singer asal California, US, Chelsea Wolfe merilis album terbarunya bertajuk Hiss Spun yang dirilis pada bulan September lalu. Sedikit berbeda dari biasanya, Chelsea Wolfe menggunakan materi dark folk pada setiap rilisan sebelumnya. Namun Hiss Spun tidak mengikuti arus. Kalau kalian senang mendengarkan penyanyi solo folk/country tidak ada salahnya mencoba mendengarkan Hiss Spun. Bukan karya seni pengejar label demi popularitas. Chelsea Wolfe adalah seorang seniman underrated yang sempurna memprioritaskan kombinasi dari beberapa struktur genre. Pelantun “16 Psyche” itu mengambil konsep orthodox dari spiritual kegelapan untuk album kelimanya.  Track pertama berjudul “Spun” sebagai pembuka mengharmonisasikan antara  doom , noise dengan black metal dalam waktu durasi singkat. "Spun" juga sudah merilis klipnya baru...

Full of Hell dan Toserba Musik Metal

Image
Ketika vokal Barney Greenway makin memburuk, Full of Hell    meyakinkan kita sebagai grindcore ambassador abad ini.       Full of Hell adalah unit metal kontemporer, perlu bukti? Coba lihat ke album kolaborasi dengan Merzbow yang menyayat telinga dan kolaborasi The Body dimana mereka bermain minimalis. Tidak seperti dua album sebelumnya, mereka lebih memilih mengundang banyak guest musician daripada kolaborasi penuh dengan band lain. Album yang Diproduseri oleh Kurt Ballou dan dirilis oleh Profound Lore membawa mereka ke level baru, membuka gerbang bagi Dylan Walker cs untuk tour bersama berbagai band sekelas Cattle Decaptitation dan Revocation.       Bagi saya Full of Hell tidak berevolusi, mereka selalu membuat album yang berbeda dari sebelumnya. Unit asal Maryland ini hanya melanjutkan sound mereka setelah rilisan split album mereka bersama Nails, mereka terdengar old school death metal dengan versi mereka. Single pertama sekali...

Persembahan Baru Ancient Lewat 'The Old Dark Tyranny'

Image
Batasan memang selalu ada, Tapi sepertinya tidak berlaku bagi ritme bernuansa dingin dan gelapnya siklus sosial belahan skandinavia. Buat kalian yang suka mendengarkan early Darkthrone, Morbid, Nifelheim, Bathory atau pun Slayer. Pasti tidak boleh melewatkan rilisan unit black thrash metal asal Bandung, Ancient. Yap, bisa dibilang Ancient terasuki oleh kegelapan yang hidup di wilayah Norwegia untuk memperjuangkan budaya kepercayaannya pada masa era 80an. Sehingga mereka mengalirkannya melalui musik. Ancient memang istimewa, Mereka tidak ikut-ikutan wave musik keras lokal seperti dark hardcore, stoner atau grind. Dengan memainkan musik blackened thrash saat ini, terasa seperti sirup segar yang membatalkan puasa di siang hari. Skena black metal skandinavia selalu merasuki pada trek-trek debut EP Album yang bertajuk The Old Dark Tyranny ini. Riff early thrash/speed metal pun juga ikut meramaikan instrumen dari setiap trek. Sungguh formula yang luar biasa. Dimulai dengan ...

Full Of Hell Siap Luncurkan 'Trumpeting Ecstasy'

Image
Pastinya kalian pernah melihat api yang tak pernah padam menghasilkan suhu yang luar biasa, sama hasilnya dengan kolaborasi dari dua band asal negeri paman sam ini. Jika pada Desember 2016 lalu merilis album splitnya dengan unit powerviolence grindcore berbahaya asal California, Nails. Salah satu band noise grindcore yang paling disegani sejagat raya, Full Of Hell juga tidak mau kalah akan merilis full album terbarunya pada 5 Mei 2017 mendatang melalui label Profound Lore. Full of Hell siap untuk meledakkan telinga kalian lewat album bertajuk Trumpeting Ecstasy melalui proses rekaman yang dibantu oleh GodCity Studio milik Kurt Ballou (Converge). Kejahatan, Kebinasaan dan Hukuman menjadi konsep dalam Trumpeting Ecstasy. Kalau saya lihat nama albumnya seperti mengingatkan kita pada presiden baru negeri paman sam yang penuh dengan kontroversi, entah ada maksud yang menyentil atau tidak saya pun tidak tahu. Disamping penjelasan tema, Dylan Walker memilih The Butcher sebagai cover...

Dimensi Kegelapan Grace Lewat No Heaven No Hell

Image
Jangan pernah anggap remeh dengan rilisan dalam negeri, Tak hanya ibukota Jakarta saja yang memiliki musisi berbahaya. Kali ini, Unit blackened crust asal Tulungagung, Jawa Timur, Grace baru saja meluncurkan album perdananya bertajuk No Heaven No Hell berisikan 11 trek lagu yang dirilis oleh label Resting Hell Records pada 30 januari lalu. Sebelumnya, Grace sempat menelurkan EP berjudul Road To Wisdom tahun 2015 silam berformat kaset. Jika kalian suka mendengarkan Young And In The Way, Trap Them atau Cursed dengan kombinasi black metal semacam Watain, maka Grace adalah jawabannya. No Heaven No Hell merupakan konsep mengangkat perspektif kegelapan yang mengendalikan umat manusia. Inspirasi dalam pembuatan lirik - lirik lagu juga mengambil dari buku  The Goetia the Lesser Key of Solomon the King seperti yang dilansir dari semarangonfire . Dimulai trek pertamanya yang berjudul In The Name By bernuansa horror, gelap dan dingin berlanjut trek kedua yaitu Void percampuran riff...